HACKATHON MERDEKA Oktober 2015

posteralocalss

HACKATHON DI 26 TITIK SECARA SERENTAK DI SELURUH PENJURU INDONESIA

  • Setelah suksesnya acara  Hackathon Merdeka di Ged. Krida Bhakti (22-23 Agustus 2015) (link berita (cetak): http://news.detik.com/berita/3000130/terima-pemenang-hackathon-di-istana-bogor-jokowi-terima-kasih-idenya), forum IT Code4Nation bekerja sama dengan para relawan IT lokal mengadakan Hackathon Merdeka 2.0 edisi Sumpah Pemuda.

  • Hackathon Merdeka 2.0 akan segera dilakukan di wilayah-wilayah lain di luar Jakarta secara serentak untuk menjaring lebih banyak programmer/developer dari seluruh Indonesia. Eksekusi Hackathon Merdeka 2.0 ini direncanakan pada 24-25 Oktober 2015. Presentasi para pemenang kepada Presiden RI direncanakan pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015.

  • Dengan bantuan dari TELKOM Indonesia sebagai sponsor utama, lokasi Hackathon Merdeka 2.0 adalah di Bandung, Medan, Toba, Tangerang, Bogor, Jogja, Surabaya, Malang, Balikpapan, Denpasar, Makassar, Maluku, Semarang, Banyumas, Belitung dan Wonosobo. Bandung akan menjadi lokasi pusat acara di mana pembukaan dan penutupan acara Hackathon akan dilakukan.

  • Tema Hackathon kali ini adalah “masalah data kependudukan”, yang dapat mengambil sasaran masalah seperti KTP, BPJS, Akta Kelahiran, Warga Miskin/Dhuafa, anak putus sekolah, anak berprestasi/berpotensi, antrian rumah sakit, pencarian kerja dan pengangguran, dsb.

  • Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Hackathon adalah inisiatif yang sangat beliau apresiasi karena menunjukkan sinergi yang baik antara Pemerintah, Komunitas IT dan industri startups. Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan untuk mengintegrasi aplikasi para pemenang dengan kementerian-kementerian yang relevan.

  • Acara ini diharapkan menjadi titik awal dimana masyarakat (komunitas TI) dapat berkontribusi lebih banyak untuk negeri, dan dimana pemerintahan Jokowi – JK dapat lebih mewujudkan demokrasi dengan mengajak masyarakat bersama-sama memecahkan permasalahan bangsa. Ini adalah salah satu usaha bentuk usaha pemerintah Jokowi-JK untuk melibatkan publik dalam pembangunan.

  • Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, acara ini adalah salah satu acara hackathon pertama di dunia yang didukung langsung oleh pemerintah nasional. Komitmen pemerintah Indonesia dalam berdemokrasi melalui partisipasi publik dalam TI dapat menjadi contoh bagi negara-negara lainnya di dunia.

  • Metode pengumpulan data dari hackathon ini berbeda dari pengumpulan data yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu menggunakan metode crowdsourcing (pengumpulan data berbasis massa).

© 2017. Digital Innovation Lounge
Powered by jms multisite for joomla